Cerita Dewasa di Kebun Tebu

 

Cerita Dewasa di Kebun Tebu - homas Ade Irawan (17) dan Jarkoni (26), warga Desa Nglaban, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, harus mendekam di tahanan polisi. Keduanya, diduga telah memperkosa sebut saja Rianti, gadis berusia 21 tahun yang belum lama dikenalnya.

Terjadinya perkosaan tersebut bermula dari adanya perkenalan antara Rianti dengan Thomas melalui layanan pesan singkat (SMS), meski keduanya sebenarnya tinggal di kampung yang sama, Kamis (15/7/2010) petang. Dari aktifitas tersebut keduanya sepakat saling bertemu di dekat salah satu bangunan SMK yang ada di Kecamatan

Nganjuk, untuk selanjutnya juga saling setuju untuk jalan-jalan dengan menggunakan sepeda motor Thomas.Tanpa disadari jalan-jalan yang mereka lakukan terjadi hingga pukul 22.00 WIB dan membawanya ke areal perkebunan tebu di Desa Puthukrejo, Kecamatan Loceret. Di tempat itu, Thomas menghubungi Jarkoni juga lewat

SMS, yang tak berselang lama datang besama Herry sahabatnya. Berdasarkan kesepakatan bersama, ketiganya lantas menggelar pesta miras dan memaksa Rianti untuk ikut menenggaknya.

Dalam kondisi terpengaruh minuman keras, Thomas dan Jarkoni mulai berbuat nekat memperkosa Rianti di tengah perkebunan tebu, sedangkan Herry diminta berjaga-jaga di tepi jalan. Aktifitas tersebut baru terhenti setelah sekelompok pemuda memergoki dan melakukan pengejaran, meski akhirnya hanya bisa mengamankan Rianti dan Herry
yang kemudian diserahkan ke Mapolsek Loceret.

"Jadi untuk awal pengungkapan terjadi karena adanya tingkah laku aneh Herry di tepi kebun, sampai akhirnya diketahui ada perbuatan asusila di tengah persawahan," terang Kapolsek Loceret AKP.Komariatun, saat ditemui wartawan di Mapolsek.
Imbuh Komariatun, pihaknya sendiri baru dapat mengamankan Thomas dan Jarkoni sehari setelah kejadian, setelah melakukan pengejaran selama 1 x 24 jam. "Awalnya anggota mencari di rumahnya tapi tidak ketemu, dan setelah terus dikejar keduanya ditemukan di rumah sahabatnya di desa yang sama," tambahnya.

Dari proses penyelidikan polisi sempat mengalami kesulitan, karena kedua pelaku mengaku belum sempat melakukan perkosaan. Meski demikian alibi tersebut akhirnya dimentahkan, setelah hasil visum terhadap korban menunjukkan adanya kerusakan di alat vital. Sedangkan terhadap Herry polisi hanya menjadikannya sebagai
saksi, karena terbukti tidak ikut melakukan perkosaan.

"Di awal-awal pemeriksaan ngakunya hanya menyentuh kemaluan, tapi setelah didesak dan dicocokkan dengan hasil visum keduanya bersedia mengaku," ujar Komariatun.
Cerita Dewasa di Kebun Tebu 4.5 5 deniborin Cerita Dewasa di Kebun Tebu - homas Ade Irawan (17) dan Jarkoni (26), warga Desa Nglaban, Kecamatan ...