Kisah Petualangan Seks Sang Playboy

 

Kisah Petualangan Seks Sang Playboy - Sungguh malang keluarga Hasan, 50, dari Bone (Sulsel) ini. Putrinya dinikahkan buru-buru karena kadung hamil 6 bulan. Tapi saat akad nikah berlangsung, ketahuan pula pengantin cowoknya sudah punya istri. Demikian malunya keluarga, Rosyid, 25, langsung menghajar kedua mempelai itu hingga babak belur. Kasihan keluarga Hasan, sudah jatuh masih ketimpa tangga.

Ibarat sebuah sepeda motor, cowok cewek saat menikah seyogyanya harus sama dalam kondisi nol kilometer. Tapi seiring era gombalisasi, banyak perkawinan yang pengantin perempuan sudah mencapai angka 3.000 Km alias hamil duluan. Tambah celaka lagi bila kedapatan si cowok sudah ganti “olie samping” alias sudah punya anak istri. Aneh memang, tapi sekarang sudah banyak kejadian. Walhasil perkawinan itu bukan menuju keluarga sakinah, melainkan sekedar keluarga penuh amarah lantaran daripada malu dua kali.

Rupanya Badrul, 24, termasuk lelaki yang barkategori semacam ini. Saat menikahi gadis Fitria, 19, dia sebenarnya sudah punya anak istri. Lebih mengenaskan lagi, Fitria dinikahkan buru-buru juga karena kadung hamil 6 bulan. Dari pada produk tidak laku jual, tanpa seleksi lagi Badrul dijadikan menantu. Padahal setelah akad nikah ketahuanlah bahwa Badrul tak lebih biangkerok yang merusak niat suci sebuah pernikahan.

Secara tongkrongan Badrul yang asal Desa Maccope, Kecamatan Taneteriattang Timur Kabupaten Bone memang cukup ganteng. Dengan demikian banyak juga cewek yang jatyuh kasamaran padanya. Rupanya Badrul sadar betul akan segala nilai plusnya. Maka dia mencoba menyalahgunaan kelebihan tersebut untuk mempedayakan kaum Hawa, padahal di rumah juga sudah punya anak bini.

Belakangan ini dia tertarik berat pada gadis Fitria, warga Kelurahan Waetuo, Kecamatan Taneteriattang Timur. Diam-diam dia mendekati gadis itu. Karena Fitria juga kesengsem pada penampilan si cowok, langsung saja dia bertekuk lutut dan berbuka paha untuk sang kekasih. Sesuai dengan prediksinya, tongkrongan dan “tangkringan” Badrul memang luar biasa. Maka saat Fitria melayani kekasihnya berbagi cinta, dia sampai merem melek bahkan matanya tinggal putihnya doang.

Entah berapa kali keduanya berbuat maksiat, tak ada laporannya. Yang jelas tahu-tahu perut Fitria menggelembung dan usia kehamilan mencapai 6 bulan. Dari pada malu, dengan resepsi ala kadarnya, perkawinan itu dilangsungkan. Sejumlah tamu yang hadir hanyalah keluarga dekat dari pasangan masing-masing.

Begitu selesai akad nikah, ada yang membisiki bahwa Fitria sudah hamil duluan. Kakak kandung Fitria yang selama ini tak tinggal di kampong, tentu saja tidak tahu kondisi sebenarnya. Rosyid makin terperangah demi ada tamu yang membisiki bahwa Badrul sudah punya anak istri. Wah, malu sekali Rosyid. Bagaimana keluarganya kok bisa tertimpa masalah bertubi-tubi.

Dasar anak muda yang emosinya masih labil. Mendengar kabar itu dia malu dan merah padam mukanya. Bagaimana mungkin aib keluarga ditimpakan sekaligus dua kali. Tak peduli masih banyak tamu, Rasyid segera menghajar adiknya. Pengantin lelaki belum sempat hilang rasa kagetnya kena hajur juga. “Kamu juga sih biang keroknya,” kata Rosyid. Untung saja amuk-amukan dalam hajatan keluarga itu bisa dilerai. Rosyid diamankan polisi, begitu pula si pengantin lelaki. Tapi pada akhirnya persoalan ini diselesaikan secara damai.

Damai di bumi, nggak damai di ranjang.
Kisah Petualangan Seks Sang Playboy 4.5 5 Gadis Seksi Kisah Petualangan Seks Sang Playboy - Sungguh malang keluarga Hasan, 50, dari Bone (Sulsel) ini....